Kategori
Prestasi

Tiga siswa SD RJ melaju ke tingkat Nasional, Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020

Tiga siswa SD Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh (SD I RJ) berhasil melaju ke tingkat Nasional dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020. Ketiga siswa itu, terbagi dari dua bidang studi, IPA dan Matematika.

Adalah Maura Rakhshanda serta Lukman Hadi Al Ghifari dari bidang studi IPA dan Akram Taimullah dari bidang studi Matematika. Ketiga siswa ini merupakan siswa kelas VI SD Islam Raudhatul Jannah.

Perlombaan tingkat provinsi ini berlangsung pada 7 oktober yang lalu melalui daring.

Akram salah satu siswa menyebut, “Saya ingin menjadi jawara di tingkat Nasional. InsyaAllah berkat tekad yang kuat, doa orangtua dan binaan dari guru-guru di SD I RJ, Insyallah mimpi itu akan terwujud.”

Sementara itu Erianto selaku kepala sekolah SD I RJ akan mempersiapkan pembinaan yang baik dan intensif agar para siswa mampu mengeluarkan seluruh kemampuannya dalam bertanding.

“Ada beberapa hal yang kecil namun saat pertandingan bisa menjadi kesalahan fatal. Seperti kecerobohan dan ketidaktenangan dalam menyelesaikan soal. Sebenarnya hal ini sangat manusiawi, namun melihat progres dari perlombaan tingkat kota hingga provinsi hal ini sudah mampu diminimalisir anak-anak kita. Saya optimis dengan kemampuan anak, InsyaAllah kita akan mendapatkan hasil yang terbaik.” Harapnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan Kita saat ini bukan lagi membawa nama SD I RJ melainkan nama provinsi Sumatera Barat, untuk itu kami akan mempersiapkan semuanya secara maksimal.

Pagelaran tingkat Nasional yang bergengsi ini atau dahulu bernama Olimpiade Sains Nasional (OSN) awalnya akan dilaksanakan di Surabaya mulai tanggal 30 oktober hingga 5 November mendatang, namun karena situasi Covid 19 yang belum mereda, kemungkinan besar perlombaannya masih dilaksanakan secara daring.

Kompetisi ini merupakan perlombaan tahunan yang diadakan kementerian pendidikan dan kebudayaan dalam mempersiapkan anak bangsa yang unggul dan kompetitif. Hasil perlombaan dari KSN ini menjadi pertimbangan untuk mewakili Indonesia dalam ajang KSN tingkat Internasional.

Kategori
Prestasi

Siswa SMA Raudhatul Jannah Juara 1 Lomba Poster FLS2N tingkat Sumbar

Siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah (SMA IBS RJ); Muhammad Rayhan Jodi berhasil menjadi juara 1 lomba poster dalam pagelaran Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat provinsi (23/09). Dengan hasil itu Rayhan sapaan akrabnya, berhak mewakili Sumatera Barat dalam perlombaan tingkat Nasional yang akan dilaksanakan 28 september hingga 4 oktober mendatang.

Mengangkat tema COVID 19.  Rayhan menceritakan melalui karya visualnya dimana seorang siswa tetap produktif menjalankan aktivitas sehari-hari. Meraih prestasi meskipun dalam situasi merebaknya wabah, namun tidak melanggar protokol kesehatan. Keluar rumah memakai masker, jaga jarak saat bertemu teman, sering cuci tangan dan menjaga kebersihan tubuh dengan baik.

Poster yang syarat makna. Membuat dewan juri terkesima. Rayhan menyampaikan “Alhamdulillah, Allah mengizinkan kembali untuk berkompetisi ditingkat Nasional, setelah terakhir tahun 2018 di Bangka Belitung. Secara mental InsyaAllah siap, tinggal pembenahan tekstur dalam gambar. Semoga waktu yang singkat ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA IBS RJ; Rezi Ade Ridwan menyambut baik kabar bahagia itu. “Alhamdulillah. Semoga Rayhan bisa menorehkan prestasi yang terbaik di tingkat Nasional. Bagi Rayhan ini bukan prestasi yang baru, saat sekolah di SMP RJ beliau berhasil menjadi finalis Nasional dalam lomba poster. Semoga saja dengan pengalaman itu, ia mampu menorehkan sejarah untuk hidupnya, untuk RJ dan untuk Sumbar.”

Lebih lanjut Rezi menyampaikan “Anak kita yang satu ini (baca:Rayhan) mempunyai jiwa belajar dan daya kreativitas yang tinggi. Selain prestasi ini, beliau dan beberapa temannya baru saja berhasil menjadi juara 2 inovasi eco smart city yang perlombaannya digagas langsung Bappeda  (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) Kota Payakumbuh. Dengan bekal itu; tekun dan kreatif. Apalagi memang perlombaan poster sangat membutuhkan kompenen tersebut. Semoga berhasil Rayhan Jodi!

Tak seperti biasa FLS2N kali ini dilaksanakan secara online. Dimana peserta mengerjakan karya dengan disaksikan langsung oleh panitia, dengan durasi waktu 5 hingga 6 jam. Semoga saja dengan pembelajaran daring yang dilakukan menambah kreativitas para siswa bukan sebaliknya.

Kategori
berita

HEBAT! Guru SMP RJ Menjadi Terbaik se Asia Tenggara

 

SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh kembali mengharumkan provinsi Sumatera Barat, kali ini berasal dari guru Matematika Hardi Setiawan yang berhasil menjadi best participant dalam pelatihan guru Matematika se Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Minister Of Education Organization. Pelatihan ini berlangsung sejak 6 hingga 19 Maret 2020 di Yogyakarta diikuti 30 peserta dari 6 Negara (Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Kamboja dan Laos) .

“Saya merasa sangat bersyukur dengan hasil ini, bisa terpilih sebagai peserta saja adalah anugerah yang luar biasa, karena harus mengikuti berbagai tes yang banyak ditambah jumlah pendaftar ribuan dari guru terbaik se tanah air, hanya 25 orang yang berhak untuk mengikuti pelatihan ini”, tutur Hardi.

Lebih lanjut Hardi mengatakan sebuah hal-hal yang diluar dugaan bisa menjadi partisipan terbaik dalam acara hebat seperti ini. Semoga amanah yang diberikan oleh fasilitator pelatihan ini menjadi motivasi tersendiri bagiku untuk meningkatkan kompetensi siswa di SMP Islam Raudhatul Jannah terkhusus Matematika juga pengalaman ini Insya Allah akan di share kepada guru-guru yang ada di Payakumbuh dan Sumatera Barat.

Selama pelatihan peserta mendapatkan ilmu-ilmu yang bergizi dari pakar kependidikan Matematika dunia, sebut saja Prof Marteen Dolk dari Utrect University Belanda, Instruktur maupun Praktisi Matematika dari berbagai penjuru dunia. Peserta dihadiahkan ilmu tentang STEM Education, Mathematical Literacy, Problem Solving, Mathematic Modeling, Computational  Thinking dan sebagainya. Semuanya dikemas dengan aktivitas yang menarik tanpa membosankan.

Diakhir pelatihan para peserta diminta untuk membuat desain pembelajaran yang menarik dan inovatif dan akan diujicobakan di sekolah sekitar tempat pelatihan namun karena upaya preventif terhadap wabah Covid-19 kegiatan real teaching ditiadakan.

Ultra selaku ketua Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah (YPI RJ) mengucapkan selamat dan rasa bangga, Ia pun berharap lahir dan tumbuh-tumbuh Hardi baru yang akan menghiasi khazanah pengetahuan Indonesia. Bukan hanya sebagai pelengkap namun sebagai pencetus berbagai program maupun inovasi yang untuk kemaslahatan Ummat. juga mengembalikan kejayaan Islam dan membawa Indonesia ketempat tertinggi.

Sementara Hardi diujung penyampaiannya mengucapkan terimakasih kepada pengurus YPI RJ, Kepala sekolah SMP RJ dan juga kepada Dinas Pendidikan kota Payakumbuh yang telah memberikan kesempatan yang berharga untuk meningkatkan kompetensi sebagai seorang guru.

 

Kategori
Prestasi

SD I RJ Juara Umum Pekan Kreatifitas Dan Ketrampilan Siswa

SD Islam Raudhatul Jannah (SD I RJ) berhasil meraih juara umum pekan kreatifitas dan keterampilan siswa se kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh kota. Perlombaan ini berlangsung di MTs S Ibrahim Harun, Tiakar, Payakumbuh (14/03).

SD I RJ menjadi juara 1 dalam lomba bidang study (LBS) MIPA dan Tahfidz. Yang menarik bukan hanya menjadi juara 1 namun juga memecahkan rekor. Rafi selaku kontingen dari cabang LBS MIPA berhasil mendapatkan nilai 100 atau nilai sempurna tanpa ada satu pun jawaban yang salah. Capaian ini sebuah sejarah, mengingat sejak dilaksanakannya dari tahun ke tahun belum ada yang mampu meraih nilai sempurna.

“Rekor ini merupakan capaian yang luar biasa bagi kami, Ananda Rafi merupakan siswa binaan olimpiade yang secara intensif kami bina selain itu Rafi adalah siswa yang cerdas dan tekun belajar. Berkat usaha yang panjang, Alhamdulillah kami bisa mencetak sejarah” tutur Heldayeti selaku guru pembina.

Pembinaan yang terus menerus akan menghasilkan pencapaian yang besar, begitulah sistem yang diberlakukan guru kepada para siswanya maka tak heran bila SD I RJ menjadi sekolah pencetak siswa berprestasi tiap tahunnya.

Erianto selaku kepala sekolah bersyukur dan berbangga dengan hasil yang diraih oleh para siswanya. Beliau berharap hasil ini mampu menjadi motivasi kepada para guru untuk lebih giat mendidik dan mencetak siswa yang berakhlakul karimah dan berprestasi pun juga capaian ini menjadi semangat bagi siswa untuk belajar.

Perlombaan ini diikuti oleh ratusan siswa dari latar belakang SD yang berbeda se kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Adapun siswa yang mengharumkan nama SD I RJ ialah Rafi Qafka untuk LBS MIPA, Hanif, Fauzil dan Zaki untuk tim lomba tahfidz.

Kategori
Buah Pikir

Game On/Offline?

Tulisan: Naila Aisha Fitriani

(Siswi SMP Islam Raudhatul Jannah)

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan istilah game, bahkan semua kalangan dari anak kecil sampai orang tua pasti mengenal istilah ini. Saat ini sudah banyak bermacam-macam game yang sudah beredar luas di luar sana. Sebuah aplikasi hiburan di kala suntuk dan lelah. Namun bagaimana jadinya jika hal tersebut disalahgunakan?

Memang, bermain game itu asyik. Melatih skill dan pantang menyerah hingga permainan itu

berhasil dimenangkan.

Apalagi bila sering memenangkannya, kita bakalan di kasih predikat “Pro player.” Mantep ga tuh? Jenis game ada 2 yaitu online dan offline. Bedanya sih kalau yang online memerlukan kuota agar bisa memainkannya. Sangat mengasyikkan sepertinya.

Walaupun saya belum pernah memainkannya dan tak akan pernah mencoba, namun saya tahu dampak buruk nya sangat banyak. Apalagi untuk para cowo-cowo labil yang

kebanyakan mudah terpengaruh. Game dapat membuat kecanduan. Sekali bermain, kalau menang kan pengen main lagi sampai puas. Ya kan? Bahkan ada yang sampai larut malam, hingga kelelahan dan susah mengatur pola makan. Diri sendiri menjadi tidak terurus. Game menyebabkan mata menjadi rusak. Akibat radiasi handpone yang masuk secara berlebihan ke dalam mata, dapat membuat mata menjadi minus. Pandangan menjadi kabur dan tidak jelas lagi. Apalagi jika bermain nya sambil rebahan. Itu akan membuat mata menjadi cepat lelah. Sama saja dengan menyia-nyiakan ciptaan Allah, Allah menciptakan mata untuk melihat, terutama sesuatu yang baik dan terpuji. Tetapi kenapa malah di sia-siakan demi kesenangan dunia?

Berikutnya, meskipun saya belum pernah bermain game, tetapi saya tahu jika di dalam game banyak unsur pornografinya. Saya pernah melihat, yang di game mobile legend, pakaian wanita yang tidak sopan. Di pamer-pamer kan di status medsos masing masing

Na’udzubillah lah.

Dan yang terakhir, prestasi sekolah menurun. Remaja millenial sibuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi tidak mau mencari tahu dampaknya. Salah jali banget tuh! Kalau sudah kecanduan, pasti pengennya main terus, hingga lupa kewajiban nya sebagai

siswa. Melupakan tugas, menjadi malas, dan pasrah terhadap nilai.

Banyak lagi dampak negatifnya. Kurangi bermain game, boleh sih tetapi jangan berlebihan. Hanya sekedar untuk hiburan tidak apa-apa. Saya disini masih heran, kenapa ya suka banget gitu? hingga lupa waktu. Lebih baik kerjakan kegiatan yang lebih bermanfaat dan berguna. Perbanyak membaca buku, rajin ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Luangkan waktu untuk menghafal Alquran, jangan mencari waktu luangnya. Siapa tahu, dengan begitu kita tidak terlalu terbawa arus akhir zaman yang kejam ini.

Kategori
Prestasi

SMP RJ Juara Umum Dan Pecahkan Rekor

Tak terbendung lagi prestasi SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh (SMP RJ). Pada pagelaran expo and competition yang dilaksanakan oleh SMAN  1 Payakumbuh (27-01 Maret), SMP RJ kembali menjadi juara umum, berkat gelar ini lahirlah rekor baru 8 kali menjadi juara umum dalam kurun waktu 9 bulan.

Juara Umum diraih setelah siswa SMP RJ berhasil merajai kompetisi tersebut. Dari 5 cabang yang dilombakan, SMP RJ berhasil menjadi jawara di 4 jenis lomba. Hasil ini merupakan rekor dan sejarah baru sebab prestasi menjadi juara umum yang paling banyak yaitu 7 kali pada tahun 2015.

“Prestasi ini sangat membanggakan bagi sekolah Islam, karena kita bisa menang di segala lini, mulai dari cabang keIslaman yaitu Tahfidz, untuk akademik IPA dan Matematika, serta bahasa dan sastra story telling”. Ujar Farid, selaku Pembina.

Ersis Warman selaku kepala sekolah terharu dengan pencapaian yang ditorehkan para siswanya “Ini merupakan sejarah baru dan rekor baru untuk SMP RJ bisa menjadi juara umum sebanyak 8 kali dalam kurun 9 bulan. Semoga ini merupakan awal dari kebangkitan Islam semoga esok hari kalimat-kalimat takbir semakin menggema, Allahu Akbar!.”

Lebih lanjut Ersis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan dan mendukung SMP RJ. “Mari kita terus bersama-sama untuk melahirkan dan membina para anak didik agar semakin cendekiawan muslim yang lahir dari ranah Minang”, pungkasnya.

Adapun siswa yang juara tersebut Ialah, Juara 1 IPA, Samudra Ilham, Juara 1 Lomba Matematika, Rafif Farras, Juara 1 Tahfidz, Naila Aisha, Juara 1 Story Telling, Ashila Andelina Putri serta juara 2 dan 3 IPA Abdul Hakim Yafi dan Siti Nurhidayati.

 

Kategori
Buah Pikir

Tik Tok

Tulisan: Syaikha Naila Aisha

(Siswi SMP Islam Raudhatul Jannah)

Tiktok? Siapa lagi human yang tidak mengetahui aplikasi satu ini. Tiktok adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang diluncurkan pada September 2016

oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao. Aplikasi tersebut membolehkan para pemakai untuk membuat video musik pendek mereka sendiri. Nah seperti yang kita ketahui, tiktok ini telah merajalela. Bahkan pas saya lihat di playstore, sudah di download oleh 100 juta people di dunia. Tetapi apakah dampak dari bermain tiktok tersebut?

Ya, dampak positifnya untuk sekedar mencari kesenangan dan kegembiraan. Apalagi pas ngumpul-ngumpul bareng keluarga, atau teman. Pasti bakal bikin video untuk dijadikan

kenang-kenangan. Juga untuk mengekspresikan perasaan kita pada saat itu. Apalagi kalau musik nya keren dan mengasyikkan. Namun, menurut saya, itu akan lebih banyak memberikan pengaruh negatif. Terutama pada perempuan, jika pengguna melakukan gerakan yang sangat berlebihan, itu akan mengundang syahwat dan dosa bagi para penonton nya. Kecuali jika video itu hanya disimpan sendiri, tidak untuk di posting ke media sosial. Tiktok juga bisa membuat kecanduan bagi pengguna nya. Terutama yang followers nya itu sudah banyak. Bahkan

saya pernah melihat suatu meme yang berisi sindiran kepada kepala daerah yang bermain aplikasi tersebut. Sindiran itu adalah “kok malah main tiktok pak? Banjir tuh yang diberesin.”

Lalu, saya pernah memposting suatu larangan bermain tiktok.

Kalimat nya begini “Rasa malu adalah suatu benteng yang sangat efektif untuk menghindarkan kita dari segala bentuk perilaku buruk. Tiktok misalnya. Rasulullah Saw bersabda, sesungguhnya perkataan nabi terdahulu yang tidak di ketahui manusia adalah jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesuka hatimu. (H.R Bukhari).”

Setelah itu banyak saja yang berkomentar terhadap postingan saya. Seperti “kamu jangan terlalu alim, dan lain sebagainya.” Ini bukan persoalan terlalu alim atau apanya, tetapi

agama sudah melarang melakukan hal seperti itu. Hendaklah menjaga pandangan dan aurat nya. Itu kan sudah diatur oleh agama.

Jadi, sudah seharusnya kita selektif terhadap pengaruh yang masuk. Jika itu akan merusak ibadah kita kepada Allah,mendatangkan lebih banyak mudharat daripada manfaat sebaiknya

jangan dilakukan. Sebaiknya lakukan kegiatan yang lebih bermanfaat dan bernilai ibadah. Usia bumi sudah semakin tua, dan ada juga yang sudah meramal bumi akan kiamat.

Itu setidaknya menjadi pengingat bagi kita untuk menghindari perbuatan maksiat.

Kategori
berita

Raudhatul Jannah Raih 2 Emas dan 1 Perunggu Ajang OSEBI

 

Apa yang dikatakan Walikota Payakumbuh tentang Raudhatul Jannah (RJ) icon sekolah prestasi memang benar adanya.

Pada hari Ahad (23/02) RJ mendapatkan 2 medali emas dan 1 perunggu pada ajang  bergengsi Olimpiase Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) tingkat Nasional yang digelar di sekolah kharisma bangsa, Tangerang Selatan 21 sampai 23 februari kemarin.

Gelar itu didapat dari cabang cipta cerpen tingkat SLTP atas nama Arimbi Dwi Setyo, Cipta puisi tingkat SD M. Felix Fulvian dan tari kreasi yang beranggotakan 5 orang (Marsha, Naila, Alya, Afifah dan Yasmin).

Lomba cipta cerpen dan puisi meraih medali emas sementara tari kreasi mendapatkan medali perunggu.

“Sangat bersyukur sekali kita mendapatkan 3 medali. Osebi ini adalah kejuaran bergengsi, tahun lalu kita hanya mendapatkan 1 perunggu, sekarang 2 emas dan 1 perunggu. Alhamdulillah, semoga event selanjutnya anak-anak kita ini sudah bisa Go Internasional, ujar Erianto, kepala SD Islam Raudhatul Jannah.

Ultra selaku ketua pengurus Yayasan mengucapkan kepada siswa/i yang berprestasi, semoga kedepannya lebih baik. Semoga hasil ini dijadikan semangat kepada para siswa dan guru untuk lebih giat belajar. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada guru pendamping, yang tak henti mengarahkan, membina semoga hendaknya menjadi amal jariyah.

Kebahagiaan tersebut bukan hanya dirasakan civitas akademika RJ, Walikota Riza Falepi turut memberi ucapan selamat kepada siswa/i yang telah mengharumkan nama Payakumbuh di kancah Nasional. Beliau berpesan agar jangan cepat puas dengan hasil yang telah diraih.

Riza juga mengalungkan piagam penghargaan kepada siswa tersebut pada saat kehadirannya menutup secara resmi syukuran Milad RJ yang ke 30 di Ngalau Indah, Payakumbuh (24/02).

 

Kategori
berita

Walikota Payakumbuh Puji Raudhatul Jannah  

 

Selama 4 hari 2 malam syukuran milad 30 tahun Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah (YPI RJ). Berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan dengan sukses dan semarak yang melibatkan seluruh masyarakat kota Payakumbuh.

Walikota Payakumbuh, Riza Falepi secara resmi menutup kegiatan tersebut (24/02) di medan nan bapaneh, ngalau indah, Payakumbuh.

“Bila berbicara prestasi, Raudhatul Jannah (RJ) adalah iconnya dan itu adalah fakta. telah banyak RJ memberikan prestasi yang luar biasa untuk mengharumkan kota Payakumbuh” ujarnya, saat memberi kata sambutan.

“Tantangan pendidikan kita begitu kompleks, saya berharap RJ terus berproses dan membiasakan tumbuh di dalam iklim yang berinovasi agar terus berkembang. Saya dahulu sering berdiskusi dengan pak Thamrin Manan (Pendiri YPI RJ) beliau orang yang luar biasa, visioner, idenya begitu luas dan beliau adalah orang yang mendahului zamannnya, telah bertindak sebelum orang bertindak”.

YPI RJ merupakan yayasan pendidikan Islam pertama di kota Payakumbuh, dan menjadi salah satu yayasan pelopor dalam membangkitkan semangat pendidikan Islam di provinsi Sumatera Barat.

“Tahun ini, genap 6 lustrum perjuangan dan perjalanannya, semoga menjadi sukses dan tetap menjadi penerang jalan untuk ummat, sekali lagi saya sampaikan Dirgahayu untuk YPI RJ, ujar Riza diujung kata sambutannya.

Selain itu, Riza mengalungkan piagam kepada 6 siswa YPI RJ yang pada hari minggu kemarin (23/02), berhasil membawa pulang 2 emas dan 1 perunggu dalam pagelaran Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) tingkat Nasional yang digelar di sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan.

Juara 1 Cipta Cerpen tingkat SLTP atas nama Arimbi Dwi Setyo, Juara 1 Cipta Puisi tingkat SD M. Felix Fulvian dan juara 3 tari kreasi (Marsha, Naila, Alya, Afifah dan Yasmin).

Penutupan dan pengalungan piagam ini turut dihadiri juga oleh, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Rangkaian Kegiatan

            Syukuran 30 tahun YPI RJ dimulai sejak hari kamis (20/02) dengan kegiatan seminar Nasional yang mengundang 4 rektor universitas ternama di Sumbar. Universitas Negri Padang (UNP), IAIN Batusangkar, IAIN Bukittinggi dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) mengusung tema “Strategi Membangun SDM Yang Berintegritas Dalam Pembangunan Nasional”.

Sabtu (22/02) dilaksanakan jalan santai yang dimulai dari Ramayana hingga Ngalau Indah, Payakumbuh yang melibatkan seluruh civitas akademika dan wali murid YPI RJ. Siangnya, dilaksanakan lomba seni kerawitan antar sekolah SMP di luak lima puluh. Malam hari diadakan tabligh akbar oleh ulama, sejawaran dan praktisi pendidikan Ustadz Zulhamdi. Beliau juga ketua komisi fatwa Sumbar dan ketu MUI Padang Panjang.

Dihari minggu, diadakan lomba mewarnai tingkat TK dan lomba solo song religi mulai pagi hingga siang. Lalu malamnya, festival kebudayaan randai yang diikuti oleh sanggar-sanggar budaya terbaik di limapuluh.

Dihari terakhir (24/04), YPI RJ mengadakan upacara bendera bersama mulai dari unit TK hingga SMA dan ini adalah pertama kalinya sejak berdirinya YPI RJ.

Selain kegiatan tersebut, YPI RJ mengadakan expo pendidikan dan kebudayaan yang terbuka untuk seluruh masyarakat kota Payakumbuh. mulai sabtu hingga senin atau selama 3 hari 2 malam.

“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan kita berjalan dengan lancar. Banyak hal positif untuk masyarakat payakumbuh terkait acara ini. Expo misalnya beredar dengan cepat uang jutaan rupiah disini, transaksi jual beli. Fakta ini membuktikan bahwa YPI RJ bukan hanya bergerak dibidang pendidikan juga diseluruh sektor yang dapat membantu ummat, seperti ekonomi, sosial terang Ersis Warman selaku ketua panitia.

Sementara itu ketua Pengurus YPI RJ mengatakan, pertama saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia yang telah berhasil merencanakan, menjalankan kegiatan ini dengan baik. Tak terlupa juga kepada stakeholder yang turut membantu kepada Disparpora, Kepolisian, masyarakat Payakumbuh dan kepada semuanya yang tak mampu disebut satu persatu.

“Semoga ini bukan hanya acara ceremonial melainkan menjadi refleksi kita apa yang telah diperbuat dan apa yang akan diperbuat. Semoga RJ semakin jaya dan semoga kalimat Allah terus menggema ke pelosok negri.

Ucapan selamat juga hadir dari tokoh maupun lembaga di Sumatera Barat, seperti ketua DPRD Provinsi Sumbar, Walikota Payakumbuh, Dewan Da’wah Sumbar.

Kategori
Prestasi

Kado dari Batusangkar Untuk Raudhatul Jannah

 

Ditengah kesibukan baralek gadang dalam rangka syukuran yang ke 30 tahun. Raudhatul Jannah mendapatkan  kabar gembira dari bumi pagaruyung, setelah tim mading 3 D SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah (SMA IBS RJ) menjadi juara 1, juara 2 dan juara favorit dalam rangka olimpiade fisika se Sumatera Barat (23/02).

Kejuaraan tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan fisika IAIN Batusangkar itu berhasil dipertahankan oleh SMA IBS RJ. Pasalnya, pada tahun yang lalu dibidang yang sama (baca:mading 3d) juga menjadi juara 1 dan favorit.

“Kita masih dapat mempertahankan gelar juara. Alhamdulillah, pada tahun ini ada peningkatan lagi, bila tahun lalu juara 1 dan favorit kini juga menjadi juara 2. Trophy ini kita persembahkan kepada YPI RJ yang saat ini sedang memperingati 30 tahunnya di ngalau Indah, Payakumbuh, terang Ronaldi selaku guru pembimbing.

Karya mading 3 D ini adalah karya siswa-siswa IPA STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art dan Mathematic). IPA STEAM merupakan program baru SMA IBS RJ dan satu-satunya yang ada di Payakumbuh. dimana dalam program ini siswa banyak belajar praktik dan pengaplikasian. Seperti melakukan inovasi dalam pembuatan technology robotic, mading 3 d, running text.

Perlu diketahui IPA STEAM SMA IBS RJ ini telah meraih beberapa penghargaan seperti juara mading 3 D tingkat Nasional, juara 2 gebyar pendidikan inovasi se Sumatera Barat.