Kategori
berita

250 Siswa Bersaing Mendapatkan Golden Ticket SMA RJ

 

Sebanyak 250 siswa SMP se derajat dari berbagai daerah di Sumatera Barat memperebutkan golden ticket SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah (SMA IBS RJ).

Golden ticket ini merupakan tiket langsung kepada siswa/i bila berhasil menjadi yang terbaik dalam pagelaran Pesta Radja SMA IBS RJ. Kegiatan Pesta Radja Ini ialah kegiatan rutinan untuk memperingati Milad YPI RJ. Untuk tahun ini, ada 3 jenis lomba, tahfidz, baca puisi dan lomba bidang studi (LBS).

“Kami beri tiket langsung tanpa tes, tanpa wawancara kepada siswa/i bila berhasil menjadi yang terbaik. Tahun kemarin kami memberi golden ticket kepada 50 siswa yang terbaik”, ujar Rezi Ade Ridwan selaku kepala sekolah.

Lebih lanjut Rezi menyampaikan SMA IBS RJ mempunyai sejumlah program prioritas untuk melahirkan siswa inovatif. Seperti Entrepreneur bagi siswa IPS, STEM (Sains, Technoloy, Engineering, Mathematic) untuk siswa IPA.

Selain program prioritas SMA IBS RJ juga meraih prestasi-prestasi yang gemilang, seperti Juara 1 tingkat Nasional lomba mading 3d, inovasi eco smart city, robotic.

Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Bedrizal sangat mengapresiasi inovasi dan perkembangan SMA IBS RJ yang semakin tahun semakin membaik. Beliau juga berharap agar nantinya, SMA IBS RJ dapat menjadi sekolah panutan untuk sekolah-sekolah lainnya.

Peserta Pesta Radja tahun ini sangat beragam, berasal dari penjuru-penjuru Sumatera Barat, sebut saja Pasaman, Bukittinggi, Tanah Datar, Limapuluh Kota dan sebagainya.

Perlu diketahui Pesta Radja ini merupakan penutup dari rangkaian Pesta Radja 2020. Sebelumnya Pesta Radja SD Islam Raudhatul Jannah dilaksanakan (18/01) dan untuk SMP Islam Raudhatul Jannah (31/01).

Pesta Radja ini diikuti sekitar 50 sekolah se Sumatera Barat. pelaksanaannya dilaksanakan di Kampus SMA IBS RJ, Kaniang Bukik, Payakumbuh selama 2 hari (14-15/20). Dalam kegiatan ini siswa SMA IBS RJ juga membuka stand makanan dan booth poto bagi para pengunjung.

Kegiatan ini turut dihadiri Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Payakumbuh, Camat Payakumbuh Utara, Lurah Tigo Koto Dibaruah, LPM, Tokoh-tokoh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *