Kategori
Buah Pikir

Thamrin Manan, SH Memperkuat Gerakan Ummat Islam

Sosok Pendiri Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah:

Thamrin Manan, SH Memperkuat Gerakan Ummat Islam

Tulisan: Akmal (Sekretaris Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah)

Thamrin Manan sosok yang konsisten dalam keberpihakan pada pembangunan karakter bangsa telah menorehkan berbagai pengalaman dan karyanya terhadap ummat Islam, bangsa dan daerah. Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah merupakan sebuah kegelisahannya di mana di kampungnya sendiri belum ada sekolah Islam yang unggul dan favorit. Untuk kepentingan pendidikan Islam ia mendirikan lembaga pendidikan, mulai dari TK sampai SMA.  Lembaga yang yang berbentuk Yayasan sepeninggalnya tetap eksis. Kuncinya adalah keikhlasan beramal sehingga terbesar dari interst dan kepentingan sesaat serta sistem yang telah dibangun menjadi acuan dalam standar operasional prosedur. Orang boleh berganti, tetapi sistem harus jalan. Sekarang akan memasuki usia yang ke 28 tahun.

 

Memasuki umur 56 tahun Thamrin Manan, SH sebagai pengacara Kondang di Jakarta memilih untuk mememasuki masa tuanya kembali ke kampung untuk memperkuat gerakan ummat Islam Sumatera Barat tahun 1989. Pilihan ini bukan muncul begitu saja. Di waktu SMA 2 Bukittinggi ia telah aktif di Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), 1957 turut serta dalam pendirian Pesantren pertanian Darul Fallah bersama-sama dengan Buya Gafar Ismail (ayah Taufik Ismail), Ahmad Muslih Saefuddin (mantan menteri Pertanian). lembaga Pembela Hak Asasi Manusia (LP HAM). Di samping melakukan dukungan terhadap Partai Masyumi dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Turut serta dalam pembangunan Universitas Jambi ketika menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Kota Jambi.

Kepulangannya ke Sumbar  untuk memperkuat dakwah Islamiyah merupakan pilihan yang lahir dari hatinuraninya yang dalam. Walaupun ia ditawari oleh Drs. Hasan Basri Durin Gubernur Sumatera Barat untuk menjadi Rektor Universitas Bung Hatta sebagai universitas swasta terkemuka di waktu itu.  Ia tolak.

Thamrin Manan atas kepentingan persoalan hukum yang banyak dihadapi oleh aktifis dakwah dan kaum duafa dalam soal keadilan hukum yang diresponi oleh Dewan Dakwah Pusat maka untuk Sumbar dibentuklah Lembaga Bantuan Hukum Islam Qisthan 1989 dengan pendirinya Thamrin Manan, SH, Masfar     Rasyid SH, Asma Naim, SH, Armidas Munir SH, dkk, yang berpusat di Bukittinggi dan ditunjuk sebagai Direktur adalah Masfar Rasyid, SH.  Berbagai pengaduan kasus-kasus struktural  masuk ke LBH Qistan, seperti kasus Rel Kereta Api, kasus kebakaran pasar atas, Kasus kecurangan pemilu, kasus terbakarnya  Pasar Atas Bukittinggi, dan sampai  bantuan terhadap kasus yang berhadapan dengan bisnis keluarga  Istana waktu itu.

Secara simultan, ia memberikan dukungan  pula di Dewan Dakwah Sumbar. Berbagai kasus-kasus keagamaan turut ia back up dan  termasuk program dakwah yang dijalankan dewan dakwah Sumbar bersama Inyiak Datuk Tan Kabarasan, Buya Munir Zakaria.

Bersama Dewan Dakwah tahun 1992, dan cendikiawan di Padang seperti DR Mochtar Naim, Dr . Saifulah, SH MA, Katarnida Bakri, SH, Moestamier Makmoer dan Drs. H. Sjoerkani, Buya HMS Tan Kabasaran dan Buya Munir Zakaria  membentuk Yayasan Kebangkitan Islam Sumatera Barat di Padang.  Yayasan ini dalam rangka mempersiapkan Universitas Islam di Sumatera Barat.

Kiprah lain ia diamanahi menjadi Ketua Pengurus YARSI Sumbar, Ketua Yayasan PDRI.

***

Kehadiran Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah merupakan sebuah jawaban dari refleksi dari kondisi ummat Islam secara keseluruhan dan ummat Islam di Payakumbuh dan 50 Kota. Lembaga pendidikan Islam dan swasta masih dipandang sebelah mata, sebagai arternatif bagi yang tidak lulus di sekolah negeri. Banyak lembaga pendidikan Islam  kurang diminati.  Sementara generasi muda Islam tersebut harus dipersiapkan sebaik mungkin agar kelak menjadi intelektual Islam, cendekiawan Islam, teknokrat Islam.

Dalam rangka di atas, Thamrin Manan, SH  dengan tokoh-tokoh Islam Kota Payakumbuh berhimpun dalam Jamaah Masjid Baitussalam Koto Baru Balai Janggo mendirikan Yayasan  Pendidikan Islam Raudhatul Jannah, 1990. Pendidikan dimulai dari Taman Kanak-Kanak, ternyata dapat sambutan maka didirikanlah Sekolah Dasar Islam Raudhatul Jannah, terus SMP Islam, dan SMA Islam.

Sebagai Lembaga Ummat, Ia  mendirikan sekolah dengan penuh keseriusan dengan menggalang dana ummat dari mana saja termasuk relasinya ketika menjadi pengacara di Jakarta seperti Hasyim  Ning, Abu Hasan, Djanamar Adjam, dll dan Orang Payakumbuh di kampung dan di rantau.  Keseriusan juga ia perlihatkan dengan memasukkan anak kandungnya sendiri belajar di sekolah Raudhatul Jannah yang masih baru.

Di sisi lain, Thamrin memberikan inspirasi kepada pengelola pendidikan untuk terus berpacu dalam membangun siswa agar berakhlak mulia dan terdepan dalam prestasi. Ternyata itulah rahasia sekolah-sekolah yang ada YPI Raudhatul Jannah diminati oleh warga Payakumbuh, 50 Kota dan Tanah Datar. Konsepsi Integrasi Ilmu, Agama dan  Amalan merupakan pilar yang menjadi kekuatan di Raudhatul Jannah. Berbagai prestasi kota, propinsi dan nasional telah diraih.

8 Agustus 2011, Ia telah berpulang ke rahmatullah dengan berbagai amalan-amalan yang sangat bermanfaat bagi ummat Islam sampai sekarang. Sebagai sosok pengacara kondang, ternyata ia tidak lupa basis perjuangan Islam, yang tiap detik harus dipupuk, dipelihara, dikembangkan. Berbagai peran ia jalankan sebagai pengacara, politisi, pejuang di dunia kesehatan, PDRI dan YPI Raudhatul Jannah adalah dalam rangka mencari keridhaan Allah SWT.

Kategori
Sekolah

Market Day

 

Dalam memperingati hari sumpah pemuda, agar peristiwa heroik itu tak hanya sebagai ceremonial belaka. Sabtu (26/10) SMP Islam Raudhatul Jannah melaksanakan kegiatan market day.

Dengan mengusung tema pemuda berkarya pemuda pengusaha, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para siswa dan siswi agar menjadi insan yang mandiri. terlihat, dalam hal ini para siswa (per lokal) dan guru (perwakilan) diharuskan mempunyai barang untuk diperjual belikan. maka tampaklah pada hari itu, halaman SMP I RJ seperti pasar tradisional. mulai dari makanan hingga buku-buku ada disana.

Turut juga berpartisipsi perwakilan, SD Islam Raudhatul Jannah, SMA Islam Raudhatul Jannah, Pesantren Entrepreneur Payakumbuh dan Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah.

Kategori
Buah Pikir

MENGENANG PERANAN TERLUPAKAN BAPAK TEKNOLOGI

Tulisan

 Taufik Hidayatullah Ihsan, SE.I., MM (Direktur BMT Radja Syariah)

 

Beberapa waktu lalu, ada seorang Doktor di Indonesia yang menghalalkan Zina, hal ini membuat se-Indonesia heboh dan menjadi perbincangan dimana-mana. Tapi apakah kita tidak sadar, jikalau ada puluhan bahkan ratusan Doktor yang menghalalkan Riba? tapi kita adem ayem saja menanggapi hal tersebut. Padahal Rasulullah dengan tegas telah mengatakan bahwasanya dosa Riba lebih besar 36 kali lipat dosa Zina.

Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi Riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan Zina sebanyak 36 kali” (H.R Ahmad dan Al Baihaqi)

Baik Zina maupun Riba adalah dosa besar, kita selalu berdo’a kepada Allah S.W.T agar terhindar dari perbuatan tersebut. Akan tetapi, Riba menjadi perhatian tersendiri bagi kita bersama, karena dosa yang satu ini seakan-akan dianggap hanyalah dosa kecil. Padahal didalam Al-qur’an maupun Hadist sudah dengan jelas dan tegas dibahas tentang larangan melakukan Riba.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan”. (QS Ali Imron: 130)

Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS. Al Baqarah: 275)

“Ada tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “Menyekutukan Allah, Sihir,  Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, Memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri dari medan peperangan, menuduh berzina bagi wanita yang menjaga kehormatannya”. (HR Bukhari no 2766 dan Muslim no 89)

Menurut Syeihk Muhammad Abduh “Riba adalah penambahan-penambahan yang disyaratkan oleh orang yang memiliki harta kepada orang yang meminjam hartanya (uangnya), karena pengunduran janji pembayaran oleh peminjam dari waktu yang telah ditentukan

Walau sudah sangat jelas pengertian maupun efek dari Riba itu sendiri akan tetapi seakan-akan terjadi aksi pembiaran, tutup telinga atau kebiasaan yang sudah mendarah daging untuk melakukan perbuatan Riba. Hal ini tidak terlepas karena belum adanya kepercayaan penuh segelintir Umat Islam untuk memakai opsi solusi yang ditawarkan oleh Agamanya sendiri, yakni memakai sistem Syari’ah melalui Lembaga Keuangan Syari’ah. Padahal sistem Syari’ah sudah ada sejak Islam masuk ke Indonesia dan Lembaga Keuangan Syari’ah sendiri juga sudah dicetus sejak tahun 1990.

Berbicara tentang sistem Syari’ah khususnya tentang Lembaga Keuangan Syari’ah, banyak yang belum mengetahui siapa sosok dibalik mulai berkembangnya Lembaga Keuangan Syari’ah di Indonesia. Orang tersebut adalah Bapak BJ Habibie mantan Presiden ke Tiga Republik Indonesia yang baru-baru ini telah meninggalkan kita.

Pada awal 1990-an, BJ Habibie memiliki peran penting terkait pendirian Bank Muamalat. Bank Syariah pertama di Indonesia yang didirikan pada 1 November 1991.

Ada campur tangan Pak Habibie dalam proses pendirian Bank Muamalat. Ini berawal ketika Orde Baru, saat itu menteri keuangan JB Sumarlin pada 1988 mengeluarkan Paket Oktober (Pakto 88) yang mendorong berdirinya bank-bank.

Saat itu, umat Islam bertanya soal bunga bank yang bagi sebagian kalangan dianggap haram. Ketua MUI saat itu Hassan Basri pada 1991 membawa masalah ini ke Munas MUI soal wacana bank tanpa bunga. Habibie yang saat itu dekat dengan Soeharto dan menjabat ketua ICMI pertama sejak Desember 1990, punya peran melobi Bapak Presiden Seoharto, hingga akhirnya Soeharto setuju didirikannya Bank Muamalat.

Peranan BJ Habibie di dunia Lembaga Keuangan Syari’ah masih dilanjutkan oleh sang anak, Ilham Habibie. Hal ini dibuktikan dengan Ilham Habibie menjabat sebagai Komisaris Bank Muamalat.

Terimakasih kita ucapkan kepada Bapak BJ Habibie yang telah mencetus lahirnya Lembaga Keuangan Syari’ah di Indonesia. Semoga Amal Ibadah beliau diterima disisi Allah S.W.T dan ditempatkan tempat terbaik. Amin.

Sementara itu, tugas kita bersama adalah melanjutkan perjuangan Bapak BJ Habibie khususnya dalam memberantas Riba. Caranya adalah dengan melakukan transaksi keuangan hanya di Lembaga Keuangan Syari’ah, agar hidup kita bisa menjadi Baroqah. Bukan hanya terlepas dari dosa besar, tapi juga sebagai bukti perjuangan menegakkan Syariat Islam tanpa gentar.

 

Kategori
Prestasi Sekolah

SMP RJ Juara Umum Olimpiade Matematika IAIN Bukittingi

Berselang satu hari setelah tim olimpiade biologi menjadi juara umum, kini giliran tim olimpiade Matematika SMP Islam Raudhatul Jannah yang berunjuk gigi menjadi jawara Olimpiade Matematika di IAIN Bukittinggi (24/10).

Hardi Setiawan Selaku guru pembimbing mengatakan disetiap pelombaan kami akan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Allhamdulillah pada kesempatan ini, Allah memberikan kemenangan untuk kita. Semoga ini menjadi momentum untuk kembali menjadi yang terbaik dalam olimpiade-olimpiade Matematika berikutnya.

Sementara Azadi Azhrah siswa yang berhasil menjadi jawara menyampaikan guru-guru SMP I RJ sangat luar biasa, kami mendapatkan juara ini tentulah tak terlepas dari kontribusi yang luar biasa dari para guru. Nasehat yang selalu terngiang dalam benak adalah kamu manusia terbaik yang diciptakan, kamu pasti bisa, dan setelah kamu bisa kamu jangan sombong, itu nasehat yang terus menjadi pegangan saya dan teman-teman kala bertanding.

Lebih lanjut, Azadi menyampaikan SMP I RJ menjadi sekolah yang mempunyai segudang prestasi, sebenarnya bukan karena siswa-siswanya saja yang pintar melainkan gurunya adalah orang yang pengertian dan perhatian. Mampu memberi motivasi tanpa merendahkan, marah tanpa menjelekkan dan mengasah potensi lalu melesatkannya, saya sangat bahagia dan senang bisa bersekolah disini.

Untuk tingkat Sumatera Barat SMP I RJ begitu disegani bahkan ada yang menyebut macannya olimpiade. Tentu ini tak terlepas dari prestasi-prestasi yang ditorehkan baik tingkat kota hingga Nasional. Mendengar pernyataan itu, Ersis Warman selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa salah satu perbedaan dengan sekolah lain adalah di SMP I RJ mempunyai program yang intensif dan berkesinambungan yaitu pembinaan olimpiade.

Jadi bila ada kejuaraan para siswa sudah siap untuk menghadapi lomba, jadi ini kami lakukan untuk pembinaan secara berjenjang para siswa. Perlombaan itu adalah wadah mereka untuk bersaing supaya menjadi siswa yang kompetitif.

Ersis melanjutkan, pada setiap keberangkatan lomba saya terus menegaskan kepada para siswa  jangan tertekan. Lakukanlah yang terbaik pada saat kompetisi, bila engkau telah melakukan yang terbaik, engkau telah menjadi pemenang.

Kategori
Prestasi Sekolah

SMP RJ Kembali Juara Umum Olimpiade Biologi se Sumatera Barat

SMP Islam Raudhatul Jannah (SMP I RJ) kembali menjadi juara umum olimpiade Biologi se Sumatera Barat. pagelaran ini diinisiasi oleh jurusan Biologi IAIN Batusangkar mulai 13 oktober hingga 23 oktober 2019.

Hasil babak final yang dihelat pada 23 oktober, SMP I RJ menjadi sekolah yang paling dominan, sebanyak 4 siswanya berhasil masuk 10 besar. Terbanyak dari sekolah-sekolah yang lain.

Lenni Hernita selaku guru pembimbing angkat topi kepada seluruh siswa yang telah berjuang. Alhamdulillah kita mendapatkan hasil yang maksimal, juara 1 dan juara 2 dapat kita raih. Ini tak terlepas dari semua pihak yang ikut membantu dan mendukung baik moril dan materil kepada siswa. Dengan hasil ini, kita mampu mempertahankan juara umum.

Secara pribadi, saya harap-harap cemas dengan hasil yang akan diraih karena mempertahankan itu lebih sulit daripada meraihnya, namun saya sangat lega dan bersyukur ketika dewan juri kembali mengumumkan SMP I RJ menjadi juara umum, ujarnya.

Melihat dari faktor kuantitas ada peningkatan, tahun lalu kami juara umum dengan 3 siswa yang masuk 10 besar, kini sudah 4 semoga ini terus berkembang.

Ilham, siswa yang menjadi juara 1 mengatakan gelar ini saya persembahkan kepada kedua orangtua dan sekolah yang tak henti-hentinya untuk membentuk, mendidik Ilham menjadi anak yang cerdas dan berguna bagi banyak orang.

Sementara itu kepala sekolah SMP I RJ Ersis Warman menyampaikan, Alhamdulillah kita kembali menorehkan prestasi. Semoga dengan prestasi ini para siswa dan guru ikut termotivasi untuk berbuat lebih. Ini adalah bonus dari perjuangan mereka yang tak henti-henti belajar dan berlatih.

Di SMP I RJ, ada program pembinaan olimpiade. Setiap sabtunya para siswa berlatih dan belajar. Ini adalah bentuk komitmen kita untuk selalu melahirkan siswa-siswa unggul, cerdas dan tentunya Islami.

Lebih lanjut Ersis mengatakan begitu bahagia dengan hasil ini, selain karena juara umum, 2 dari 4 siswa yang mengharumkan nama Raudhatul Jannah adalah siswa kelas 7. Kita sudah mendapatkan bibit, semoga yang 2 orang ini bakatnya bisa kita asah semampu mungkin agar potensinya terlesatkan, maka cita-cita kita untuk juara ditingkat nasional maupun internasional rasanya tidak hanya sebatas mimpi belaka.

Adapun nama-nama siswa yang menjadi juara itu ialah

Juara 1 M.Samudra Ilham

Juara 2 Azzahra Putri Mayasdi

Harapan1 M. Novrizal Putra

Harapan 3 Hanafi Hendri

Kategori
Buah Pikir

Bucin

 

Tulisan Syaikha Naila Aisha (Siswi SMP I Raudhatul Jannah/kelas IX Tahfidz)

Kalau anak-anak millenial mengatakan Bucin itu adalah kependekan dari budak cinta. Seseorang dapat dikatakan sebagai bucin apabila dia terlalu mencintai lawan jenis secara berlebihan, sering memperhatikannya, dan melakukan segala cara agar si doi tertarik dengannya. Ada juga yang mengartikan sebagai “rela berkorban demi kebahagiaan kekasihnya.”

Tetapi menurut saya, bucin ini dapat memberikan dampak positif dan negatif. Salah satu dampak positifnya yaitu termotivasi untuk rajin belajar dan meniru contoh teladan yang baik dari si doi. Misalnya mengagumi si doi “ih dia udah ganteng tinggi, pintar, berprestasi pula tuh.” Dari kekaguman tersebut, membuat seseorang menjadi termotivasi.

Dampak negatifnya adalah jika terlalu berlebihan soal mencintai, seseorang bakal lupa sama Maha pencipta yaitu Allah SWT. Saking bucin nya, lupa sama Allah kan. Padahal belum tentu lagi bakalan berjodoh atau tidak. Belum tentu si doi itu peduli dan juga menyukai kita, tetapi kita sudah terlanjur berlebihan mengaguminya. Kalau kata anak-anak milenial “mencintai itu lebih menyakitkan daripada dicintai.” Padahal?? Salah sendiri juga, kenapa terlalu menyukai seseorang secara berlebihan.

Dampak negatif selanjutnya adalah menimbulkan kemaksiatan. Misalnya nih, si Fulan dan Fulanah sama-sama saling menyukai. Nah, si Fulan akan melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian Fulanah. Fulanah kalau sudah terlanjur menyukai si Fulan, maka dia akan mengiyakan segala hal yang ingin dilakukan si Fulan kepadanya, na’udzubillahi min dzalik.

Teman-teman, janganlah kita memanfaatkan masa-masa remaja ini untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Saling suka kepada lawan jenis itu biasa, karena itulah fitrahnya manusia. Tetapi ingat, di dalam Islam juga ada aturan nya. Jangan sampai karena bucin nya kita kepada si Doi membuat kita menjadi lupa kepada Allah SWT. Apalagi bagi penghafal Alquran. Ingat teman, menghafal, muroja’ah dan mempertahankan hafalan itu sulit. Jangan sampai, kita sudah susah-susah menghafal, akhirnya nanti tidak ada hafalan yang bertahan.

Jika menyukai seseorang, berdo’a dan curhat sama Allah. Tirulah cinta Fatimah dan Ali bin Abi Thalib yaitu mencintai dalam diam. Baiknya sekarang kita fokus untuk memantaskan diri dengan senantiasa bertaqwa kepada Allah. Bukankah jodoh itu cerminan kita? Yakinlah kawan, bila kita baik akan mendapatkan jodoh yang baik pula.

 

Kategori
berita Yayasan

Lowongan Kerja Oktober 2019

YPI RAUDHATUL JANNAH MEMBUKA LOWONGAN

DENGAN KLASIFIKASI SEBAGAI BERIKUT :

SYARAT UMUM

  1. Taat Menjalankan Ajaran Agama Islam
  2. Memiliki talenta sebagai seorang guru (khusus formasi guru, pembimbing dan pelatih)
  3. Sehat Jasmani dan Rohani
  4. Berumur maksimal 30 tahun
  5. Bertanggungjawab dan sanggup bekerja penuh waktu (full-time)
  6. Mempunyai bakat dan minat pada bidang tugas yang dipilih.
  7. Memiliki kemauan dan kemampuan untuk bekerja keras.
  8. Tidak terikat hubungan kerja dengan instansi lain.

 

  1. SYARAT KHUSUS
NO FORMASI IJAZAH KOMPETENSI KET
1 GURU TIK S1 DKV MENGUASAI APLIKASI :

1.    Data base

2.    Pengolahan desain grafis

3.    Pengolahan audio dan video

4.    Coding

5.    Merancang start up

2 PENGAWAS              PENDIDIKAN AGAMA ISLAM S1 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
3 PELATIH OSN MATEMATIKA S1 MATEMATIKA
4 KONSULTAN PENDIDIKAN S1 PSIKOLOGI
5 PEMBINA/PENGASUH ASRAMA S1 SEMUA JURUSAN Bersedia tinggal di asrama YPI Raudhatul Jannah Perempuan
6 CLEANING SERVICE/ PETUGAS KEBERSIHAN SEKOLAH SMA/ MA SEDERAJAT Laki-laki

 

  1. SYARAT PENDAFTARAN
  2. Foto copy Ijazah, Akta IV (jika ada), Transkrip nilai yang dilegalisir masing-masing 1 lembar
  3. CV (Curriculum Vitae) sebanyak 1 lembar.
  4. Foto copy KTP sebanyak 1 lembar.
  5. Pas photo ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar.
  6. Lampirkan SK dan Sertifikat pendukung sesuai bidang studi masing-masing.
  7. Membuat surat lamaran ditujukan kepada Ketua Pengurus YPI Raudhatul Jannah.
  8. Membiayai proses seleksi sebesar Rp. 25.000,-

 

  1. JADWAL DAN TEMPAT SELEKSI
  2. Pendaftaran dibuka mulai dengan tanggal 21 Oktober s.d 26 Oktober 2019 pada jam kerja.
  3. Surat lamaran diantar langsung ke Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah Jalan H. Rasul No. 94 Kel. Kapalo Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Telp. 0752-93637 atau bisa secara online melalui gmail : edukasi.raja@gmail.com
  4. Seleksi tertulis dan Wawancara dilaksanakan pada hari Senin / 28 Oktober 2019 pukul 08.00 WIB s.d selesai.

Payakumbuh,  Oktober 2019

Contact Person : Ibu Riri   0858 3321 5037 (WA)

 

Kategori
berita Yayasan

12 Guru dan Pegawai Raudhatul Jannah hadiri bedah buku Pak Natsir

Sebanyak 12 orang guru dan pegawai Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah (YPI RJ) hadiri bedah buku nasional biografi Muhammad Natsir. Acara ini berlangsung sabtu (19/10) di hotel Indria, Bukittinggi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Dakwah Islamiah cabang Bukittinggi ini bertujuan untuk merangkum kembali puzzle sejarah yang semakin hari dikaburkan. Generasi-generasi muda sudah tak kenal lagi dengan tokoh-tokoh yang seharusnya dijadikan panutan.

Lukman Hakiem selaku penulis buku, menyampaikan bahwa kisah hidup dan pemikiran-pemikiran Natsir mesti diketahui. Karena bisa disebut kepribadian pak Natsir begitu paripurna. Beliau seorang yang sederhana, berintegritas dan mempunyai komitmen yang begitu tinggi. Pandangannya begitu luas dan jauh ke depan, ujarnya.

Sementara itu Ultra selaku ketua pengurus YPI RJ menyampaikan bahwa Yayasan ini banyak terinsipirasi dari pemikiran dan cara pandang Natsir. Pada saat dapat undangan terkait bedah buku ini, saya langsung mengutus pasukan sebanyak 12 orang untuk dapat menyelami dan mentadabburi pemikiran dan karya Pak Natsir.

Saya juga berharap dengan hadirnya 12 orang ini mampu menambah semangat dan prinsip yang kokoh untuk YPI RJ.

Kategori
Yayasan

12 Guru dan Pegawai Raudhatul Jannah hadiri bedah buku Pak Natsir

            Sebanyak 12 orang guru dan pegawai Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah (YPI RJ) hadiri bedah buku nasional biografi Muhammad Natsir. Acara ini berlangsung sabtu (19/10) di hotel Indria, Bukittinggi.

            Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Dakwah Islamiah cabang Bukittinggi ini bertujuan untuk merangkum kembali puzzle sejarah yang semakin hari dikaburkan. Generasi-generasi muda sudah tak kenal lagi dengan tokoh-tokoh yang seharusnya dijadikan panutan.  

            Lukman Hakiem selaku penulis buku, menyampaikan bahwa kisah hidup dan pemikiran-pemikiran Natsir mesti diketahui. Karena bisa disebut kepribadian pak Natsir begitu paripurna. Beliau seorang yang sederhana, berintegritas dan mempunyai komitmen yang begitu tinggi. Pandangannya begitu luas dan jauh ke depan, ujarnya.

            Sementara itu Ultra selaku ketua pengurus YPI RJ menyampaikan bahwa Yayasan ini banyak terinsipirasi dari pemikiran dan cara pandang Natsir. Pada saat dapat undangan terkait bedah buku ini, saya langsung mengutus pasukan sebanyak 12 orang untuk dapat menyelami dan mentadabburi pemikiran dan karya Pak Natsir.

Saya juga berharap dengan hadirnya 12 orang ini mampu menambah semangat dan prinsip yang kokoh untuk YPI RJ.

 

Kategori
Buah Pikir

ISLAM MELIHAT PORNOGRAFI

 

Oleh: Marwit Irianto,S.HI,.MH

(Guru PAI SMP Islam Raudhatul Jannah)

 

 

Hari ini kita tidak bisa memungkiri di era milenial ini peredaran pornografi merambat melalui sosial media sangat cepat dan mudah untuk diakses kapan dan dimana pun berada bahkan telah memasuki dunia pendidikan yang merupakan salah satu komponen bangsa yang sangat urgent.

Menurut mereka, apa yang mereka lakukan merupakan ekpresi dari sebuah seni belaka. Sementara menurut yang lainnya, apa yang dilakukan oleh selebritis dan masyarakat umum yang mengumbar aurat bahkan tidak menutupi auratnya sama sekali adalah salah satu tindakan pornografi, yang jelas-jelas sangat meresahkan masyarakat dan melanggar kode etik moral berbangsa. Jika dilihat dari perspektif Islam, manakah yang benar diantara kedua pendapat tersebut.

Persoalan pornografi adalah persoalan yang tak akan pernah habis untuk dikupas. Selain menarik untuk dibicarakan, persoalan ini juga menuntut kita untuk bekerja keras “berijtihad” mencari pengertian dan batasan yang tepat tentang pornografi. Sejak dahulu, permasalahan ini tak pernah menemukan solusinya. Meskipun, berbagai kalangan, seperti Majelis Ulama Indonesia(MUI) atau Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pornografi dan pornoaksi, telah memberikan fatwa tentang pornografi, hal itu tetap saja dianggap pihak lain sebagai “cetusan hukum” yang tidak jelas. Jika persoalannya, karena fatwa itu telah merugikan pihak lain, maka hingga kapanpun segala keputusan hukum pasti ada pihak yang dirugikan.

Persoalannya: bisakah kita bertindak atau beraksi tanpa harus membuat orang lain menganggapnya sebagai hal yang kontroversial? Tentu saja, ini syarat yang sangat mahal, sebab kita hidup selalu saja dibangun oleh rasa ingin tahu yang tinggi atau ingin selalu trial and error (coba-coba). Jika kenyataan demikian, maka dalam kasus pornografi artis maupun masyarat, alangkah etisnya bila kita melihatnya dari sudut budaya ketimuran atau budaya Islam, bukan budaya Barat atau budaya seniman, meskipun objek yang kita permasalahkan sekalipun adalah sebuah karya seni.

Pada dasarnya, pornografi berasal dari kata parnos, yang berarti cabul, kotor, jorok; dan graphien, yang berarti tulisan atau gambar. Dari pengertian dasar ini, berarti pornografi adalah tulisan atau gambar yang mengandung kesan cabul, kotor, atau jorok.

Dalam RUU pornografi dan pornoaksi pasal 1 ayat 1 terdapat pengertian pornografi yaitu: “substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan tentang  seks dengan cara mengeksploitasi seks, kecabulan, dan atau erotika.”

Sebagian kalangan berpendapat bahwa pengertian seperti itu masih terlalu global dan tidak jelas sehingga memberi peluang munculnya persepsi yang berbeda, tergantung dari sudut mana memandangnya. Karena itu, pengertian ini harus dirinci lagi.

Sebenarnya pengertian diatas sudah cukup jelas. Berdasarkan kriteria ini, berarti foto yang berbau pornografi yang dilakukan artis dan juga masyarat untuk apapun kegunaannya pantas dilarang untuk dipamerkan.

Jika ada yang berkeberatan karena kategori itu tidak cocok dari sisi nilai artistik, maka hal yang harus dipertanyakan adalah siapa yang pantas beradaptasi: karya seni itu sendiri terhadap budaya Islam dan ketimuran atau budaya Islam dan adat ketimuran yang harus beradaptasi terhadap karya seni?

Untuk menjawabnya, tidak salah jika kita membuat pengandaian tentang masjid. Masjid adalah tempat ibadah umat Islam. Kita tidak etis berbuat atau beraktivitas tidak baik ditempat ini, seperti bermain bola atau pacaran. Tempat ini hanya layak untuk tempat ibadah, ceramah agama atau aksi-aksi lain yang berguna dan bermanfaat. Karena itu, umat islam akan marah jika suatu kali masjid digunakan untuk sesuatu yang tidak bernilai ibadah. Bukan berarti selain bernilai ibadah dilarang bermain dimasjid, tetapi tidak detempatnya saja.

Begitu juga dengan berbagai macam pornografi yang beredar di media sosial tidak pada tempatnya. Indonesia adalah negara yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan moralitas. Bukan berarti  indonesia adalah negara sekuler. Karena itu, segala bentuk tindakan yang melanggar adat-adat dan moralitas ketimuran atau keberagamaan umat islam, harus dilarang keberadaannya.

Islam menetapkan batas yang tetap tentang aurat. Mana yang boleh dibuka, dan mana yang tidak boleh dibuka dan dipertontonkan dimuka umum. Islam tidak menganut prinsip batasan”public decency”(kepantasan umum) sebagai batas aurat,” ujar Adian Husaini.

Batasan jelas mengenai aurat dalam islam ini diterangkan dalam hadist Aisyah r.a yang berbunyi;”seorang wanita yang telah haidh itu tidak boleh nampak bagian tubuhnya kecuali ini dan ini sambil beliau memegang wajah dan tapak tangannya.”

Menurut jumhur ulama, seperti At-thabari, Al-Qurthubi, Ar-Razy, Al-Baidhawi dan lainnya,bahwa aurat wanita itu seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Sehingga kaki tetap merupakan aurat yang tidak boleh diperlihatkan kepada selain muhrimnya.

Al-malikiyyah dalam kitab ‘asy-Sharhu As-Shaqhir’ atau sering disebut kitab Aqrabul masalik ilaa Mazhabi Maalik, susunan Ad-Dardiri dituliskan bahwa batasan aurat wanita merdeka dengan laki-laki ajnabi(yang bukan mahram) adalah seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan.

As-Syairazi, pengikut mazhab Asy-Syafi’iyyah, dalam kitabnya ‘al-Muhazzab’, mengatakan bahwa wanita merdeka itu seluruh badannya adalah aurat kecuali wajah dan tapak tangan.

Namun sebahagian ulama Al-Hanafiyah dan khususnya Imam Abu Hanifah ra. Mengatakan bahwa yang termasuk bukan aurat adalah wajah, tapak tangan dan kaki. Kaki yang dimaksud bukan dari pangkal paha tapi yang dalam bahasa arab disebut qadam, yaitu dari tumit kaki kebawah. Menurut beliau qadam bukan karena aurat karena kedaruratan yang tidak bisa dihindarkan. Sehingga para wanita pengikut mazhab al-Hanafiyah sudah merasa cukup shalat dengan memakai rok panjang sebagai bawahan tanpa harus menutup bahagian bawah kakinya dan tanpa harus mengenakan kaus kaki.

Terlepas dari perbedaan pendapat diatas, Majelis Ulama Indonesia(MUI) sendiri sebenarnya sudah mengeluarkan fatwa yang jelas tentang batasan pornografi dan pornoaksi pada tahun 2001. Di antara bunyi fatwa MUI itu sebagai berikut:

Pertama, bahwa mengambarkan secara langsung atau tidak langsung tingkah laku secara erotis, baik dengan lukisan, gambar,tulisan, suara, reklame, iklan, maupun ucapan; baik melalui media cetak maupun elektronik yang dapat mengakibatkan nafsu birahi adalah haram.

Kedua, membiarkan aurat terbuka dan atau berpakaian ketat atau tembus pandang dengan maksud untuk diambil gambarnya, baik untuk dicetak maupun divisualisasikan adalah haram.

Ketiga, melakukan pengambilan gambar sebagaimana dimaksud pada langkah 2 adalah haram.

Keempat, melakukan hubungan seksual atau adengan seksual dihadapan orang, melakukan pengambilan gambar hubungan seksual atau adengan seksual baik terhadap diri sendiri ataupun orang lain dan melihat hubungan seksual atau adengan seksual adalah haram.

Kelima, memperbanyak, mengedarkan, menjual, maupun membeli dan melihat atau memperhatikan gambar orang, baik cetak atau visual yang terbuka auratnya atau berpakaian ketat tembus pandang yang dapat membangkitkan nafsu birahi, atau gambar hubungan seksual adalah haram.

Keenam, berbuat intim atau berdua-duaan (khalwat) antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya, dan perbuatan sejenis lainnya yang mendekati dan atau mendorong melakukan hubungan seksual diluar pernikahan, adalah haram.

Ketujuh, memperlihatkan aurat yakni bagian tubuh antara pusar dan lutut bagi laki-laki serta seluruh tubuh wanita kecuali muka, telapak tangan dan telapak kaki adalah haram, kecuali dalam hal-hal yang dibenarkan secara syar’i.

Kedelapan, memakai pakaian tembus pandang atau ketat yang dapat memperlihatkan lekuk tubuh adalah haram.

Dari beberapa butir fatwa MUI di atas tampak jelas batasan pornografi itu seperti apa. Jika saja butir-butir MUI ini dijadikan standar maka mestinya kita menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh artis dan masyarat yang melakukan pornografi adalah perbuatan yang sangat salah. Mereka harus iklas menyadari kesalahannya itu dan mau bertaubat kepada Allah SWT.

Sebagai catatan akhir, bahwa karya seni yang baik dan bernilai artistik tinggi tidak harus menampilkan adengan molek atau vulgar dari bagian tubuh kita. Jika mereka memaksakan diri untuk membuat hal yang berbau pornografi maka bukan di indonesia tempatnya tetapi diluar negeri. Bahkan di ingris sendiri sebenarnya, orang yang melakukan pornoaksi seperti tidak memakai pakaian didepan umum akan dijerat hukum.

Jadi, sekali lagi, selama kita hidup di negeri Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, maka perspektif yang harus dijadikan standar adalah perspektif budaya Islam atau budaya ketimuran, bukan perspektif barat atau alasan seni artistik belaka dan ini tidak bisa di tawar lagi. Wallahu ‘alam bil shawab.